ROTE NDAO — Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, meninjau langsung kondisi saluran irigasi di Kompleks Persawahan Ingupapan, Desa Nusakdale, Kamis (10/9/2026). Langkah ini diambil guna merespons isu publik yang menilai pembangunan irigasi tahun 2024 tersebut kurang bermanfaat.
“Hari ini saya datang untuk melihat langsung, guna memastikan apakah saluran yang telah dibangun benar-benar bermanfaat atau tidak,” kata Paulus.
Usai menyusuri aliran air dari sumber hingga memeriksa per segmen, Paulus menyimpulkan bahwa irigasi tersebut sudah memberi manfaat nyata.
Kesimpulan ini diperkuat oleh pengakuan para pemilik sawah di lokasi.Terkait adanya bagian saluran yang belum rampung, Paulus meluruskan bahwa hal itu terjadi demi menyesuaikan jadwal pembagian air masyarakat atau penggarisan. Pekerjaan sengaja ditunda agar tidak mengganggu siklus tanam warga. Penyesuaian lokasi ini juga dipastikan tidak mengurangi volume pekerjaan.
“Hasil perhitungan teknis di lapangan membuktikan volume pekerjaan tidak berkurang, justru mengalami peningkatan,” tegasnya.
Menanggapi proses penegakan hukum yang sedang berjalan terkait proyek ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyatakan dukungan penuh agar seluruh pembangunan berjalan transparan dan sesuai regulasi.
Untuk penuntasan segmen tersisa, pemkab memanfaatkan dana bantuan Kementerian Pertanian sebesar Rp70 juta melalui kelompok tani. Sisa kebutuhan anggaran akan dialokasikan pada 2027 dengan memperhatikan jadwal panen warga agar kegiatan pertanian tidak terganggu.
(Mekris)









