Home / news

Jumat, 18 September 2026 - 03:50 WIB

Publik Desak Usut Tuntas Mafia BBM Rote Ndao Usai 6 Oknum Polisi Terindikasi Terlibat

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP Rifai, S.H.

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP Rifai, S.H.

KabarRote.Com-ROTE NDAO– Dugaan praktik mafia BBM di Kabupaten Rote Ndao terus memicu desakan publik agar aparat penegak hukum mengusut tuntas keterlibatan enam oknum anggota Polri aktif, usai terungkapnya kasus rekomendasi solar subsidi bodong dan penyalahgunaan kupon jatah BBM operasional di SPBU Metina.

Dugaan penyelewengan ini mencakup penerbitan rekomendasi solar subsidi bagi nelayan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao yang diduga bermasalah, hingga bisnis BBM yang melibatkan anggota kepolisian.

Keterlibatan oknum tersebut terungkap tidak hanya dari hasil investigasi media, tetapi juga diakui oleh pihak pemerintah dan penegak hukum.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung Sasando DPRD Kabupaten Rote Ndao pada Rabu (16/9/2026), Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP Rifai, S.H., membenarkan adanya anggota Polri yang kini tengah diperiksa oleh Bidang Provisi dan Pengamanan (Propam).

“Satu anggota Polisi Polda NTT dan lima anggota Polres Rote Ndao sementara diperiksa oleh Propam,” ujar AKP Rifai mewakili Kapolres Rote Ndao di hadapan peserta rapat.

Rifai menjelaskan, satu oknum anggota Polda NTT berinisial J dipanggil langsung oleh Kabid Propam Polda NTT untuk dimintai klarifikasi. Sementara itu, lima anggota Polres Rote Ndao diperiksa oleh Propam Polres Rote Ndao terkait dugaan penyalahgunaan pengisian BBM di SPBU Metina.

Menurut penjelasan Rifai, BBM non-subsidi jenis Pertamax yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan operasional anggota Polres Rote Ndao justru disalahgunakan. Kupon jatah BBM milik kelima anggota tersebut dialihkan kepada seorang warga sipil untuk mengambil BBM di SPBU Metina.

“Kupon pengisian BBM itu disalahgunakan, harusnya dipakai untuk operasional mereka dan sementara sudah ditindaklanjuti,” tegas Rifai menanggapi pertanyaan Bupati Rote Ndao mengenai keterlibatan oknum anggota berinisial JP.

Baca Juga:  Dishub Rote Siap Perkuat Tata Kelola Angkutan dan Parkir Rote Melalui Raperda

Untuk diketahui, Hadir dalam RDPU tersebut Ketua DPRD Alfret Saudila,A.Md, Wakil Ketua Denison Moy,ST dan Drs. Lazarus Y Pah, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,SH, Forpimda dan Pimpinan OPD, Kepala SPBU Metina Wisnu Angga, SPBU Sanggaoen Risthy Thei, SPBU Longgo David bagus Pramono, SPBU Pantai Baru Yudi Setiawan, SPBU Sedeoen Angella Elsha Eunike Toelle, Pimpinan Media dan Jurnalis dari 15 Media se- Rote Ndao.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kabid Humas Polda NTT, Kabid Propam Polda NTT, dan Kapolres Rote Ndao belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan lanjutan terhadap keenam oknum tersebut.

Masyarakat kini menanti ketegangan serta transparansi dari Polda NTT dan Polres Rote Ndao dalam mengusut tuntas kasus ini. Publik mendesak agar seluruh rantai penyelewengan mulai dari pihak yang menerbitkan rekomendasi, penerima, hingga alur distribusi BBM subsidi dibuka secara terang-benderang dan ditindak tegas tanpa pandang bulu. (Mekris/Tim)

Share :

Baca Juga

news

Satgas BBM Rote Ndao Uji Petik Sistem Ganjil Genap di 5 SPBU: Antrean Terurai 30%, Oknum Pengecer Nakal Masih Ditemukan

news

Ajang Grasstrack SMSI Rote Ndao Siap Digelar: Pacu Adrenalin Lintasan, Gerakkan Ekonomi Daerah

news

Gerak Cepat Bupati Rote Ndao mantapkan Penyerapan KUR dan Misi Investasi Tiongkok, 

news

Kantah dan Bapenda Rote Ndao Sepakati Integrasi Data Pertanahan dan Perpajakan

news

Kendali di Ujung Selatan: Tugas Mulia Tentara Nasional Indonesia dan Asa Kemajuan di Pulau Rote

news

Garda Terdepan Beranda Selatan NKRI: Peran Aktif Ketua Persit KCK 1627/Rote Ndao Sambut Kunker Wakil Panglima TNI

news

Kunker Wapang TNI, Dandim 1627/Rote Ndao Paparkan Rencana Pembangunan Jembatan Penghubung Desa Dodaek dan Tebole

news

Tanggapan Tegas Anggota DPRD Rote Ndao (Fraksi Hanura), Veky Boelan: “Kebijakan Harus Mengurai Benang Merah, Bukan Memutus Akses Rakyat!”