ROTE NDAO, KABARRote.com— Komandan Kodim (Dandim) 1627/Rote Ndao Letnan Kolonel Kavaleri (Letkol Kav) Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H., memberikan laporan langsung mengenai kondisi keseharian masyarakat serta rencana pembangunan infrastruktur di Palau Terselatan NKRI.
Laporan tersebut disampaikan lansung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1627/Rote Ndao Letnan Kolonel Kavaleri (Letkol Kav) Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H., kepada Wakil Panglima TNI, yang merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Tertinggal (BNPPTD) RI. Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., saat melakukan kunjungan kerja di Desa Tebole dan Dodaek, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao.NTT. Sabtu (24/10/2026).
Dalam pemaparannya, Komandan Kodim (Dandim) 1627/Rote Ndao Letnan Kolonel Kavaleri (Letkol Kav) Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H., menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat di Desa Tebole dan Dodaek bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani serta mengandalkan hasil penghasilan dari penyulingan nira lontar. Aktivitas ekonomi dan keseharian warga tersebut menjadi gambaran penting dalam memetakan kebutuhan pembangunan sarana prasarana penunjang di daerah tersebut.
Selain melaporkan mata pencaharian warga, Dandim juga memaparkan rencana pembangunan Jembatan Beton Penghubung yang menghubungkan dua wilayah, yaitu Desa Dodaek dan Desa Tebole. Berdasarkan papan informasi proyek yang dipaparkan, jembatan beton ini dirancang dengan lebar 3 meter dan panjang 4 meter.
Pembangunan akses jembatan ini ditargetkan memberikan manfaat langsung bagi mobilitas warga sekitar, yaitu mencakup sekitar 176 Kepala Keluarga (KK) atau kurang lebih 628 jiwa penerima manfaat.
“Dalam pembangunan jembatan ini, kami telah melakukan identifikasi agar nantinya keberadaan jembatan benar-benar memberikan manfaat yang optimal dalam mendukung aktivitas dan mobilitas masyarakat,” ujar Dandim saat memberikan penjelasan.
Pembangunan infrastruktur penghubung ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi warga setempat, mendukung pergerakan roda ekonomi nelayan dan petani serta pengrajin lontar, serta mempererat konektivitas antardesa di Kecamatan Rote Selatan.
(Mekris Ruy)









