ROTE NDAO,Kabar Rote.com — Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Tertinggal (BNPPTD) RI, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah perbatasan terselatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan ini berfokus pada peninjauan kesiapsiagaan prajurit pengamanan pulau terluar (Satgas Pam Puter) serta penyerahan bantuan sosial dan komitmen pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan di Titik Nol Kilometer Indonesia yang berlokasi di Desa Dodeak, Kecamatan Rote Selatan pulau paling selatan wilayah Nusantara. Di lokasi strategis ini, Wakil Panglima TNI memeriksa secara langsung kondisi personel pengamanan batas negara, fasilitas pertahanan, serta sarana penunjang kedaulatan wilayah.
Setelah dari Titik Nol Kilometer, rombongan melanjutkan peninjauan ke area Jembatan Merah Putih, sebuah akses penghubung vital di kawasan pulau terluar. Keberadaan jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penguat infrastruktur pertahanan, tetapi juga menjadi sarana mobilitas penting bagi warga sekitar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari terkususnya bagi para pelajar saat musim penghujan.
Dalam agenda lapangan di Desa Tebole, Kecamatan Rote Selatan, Wakil Panglima TNI menyerap langsung aspirasi warga terkait kebutuhan mendesak infrastruktur publik. Pada kesempatan tersebut, TNI menyatakan komitmennya untuk membantu pembangunan infrastruktur jembatan lokal serta penyediaan fasilitas air bersih guna mengatasi krisis air yang kerap dialami warga di musim kemarau.
“Saya tidak akan terlalu muluk-muluk berbicara. Tinggalkan kebiasaan-kebiasaan mendengar janji-janji orang. Sekarang kita akan coba untuk fokus.Kehadiran TNI di pulau terdepan dan terluar tidak hanya sebatas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memastikan kehadiran negara terasa nyata bagi masyarakat setempat. Fasilitasi air bersih dan aksesibilitas jembatan adalah prioritas utama untuk meningkatkan kualitas hidup warga di perbatasan,” tegas Wakil Panglima TNI dalam pengarahannya.
Sebagai wujud kepedulian sosial di wilayah perbatasan, kegiatan di Desa Tebole dilanjutkan dengan penyerahan bantuan paket sembako secara langsung kepada para lanjut usia (lansia) .Pembagian sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi warga lokal di wilayah paling selatan Indonesia tersebut.
Harapan Warga Desa Tebole
Selanjutnya Kepala Desa (Kades) Tebole Mesak J Ndun menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kunjungan kerja Wakil Panglima TNI ke wilayahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kades Tebole mengungkapkan sejumlah harapan dan kebutuhan mendesak masyarakat setempat, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan sektor pertanian.
Menurut Kades Tebole, kondisi infrastruktur di desanya masih membutuhkan perhatian serius, khususnya dalam hal akses jalan yang dinilai masih cukup sulit dengan kondisi geografis yang menantang. Selain itu, sektor pertanian juga menjadi sorotan utama demi meningkatkan kesejahteraan warga.
“Infrastruktur yang ada di Desa Tebole kami sanggup untuk melancarkan kebutuhan-kebutuhan, terutama sembako. Kami sangat menjangkaunya itu jauh sekali dengan tantangan terjal begini dengan kondisi jalan,” ujar Mesak Kades Tebole.
Lebih lanjut, ia juga memaparkan berbagai kebutuhan penunjang pertanian, mulai dari traktor untuk mempercepat proses panen, mesin rontok, hingga pompa air guna memperlancar irigasi dan penyediaan air bersih.
“Meskipun beberapa sumur bor dan pemanfaatan mata air telah diupayakan oleh warga bersama pihak pertanian, desa masih menghadapi keterbatasan anggaran serta efisiensi dalam memaksimalkan potensi alam yang ada” Urainya.
Pihak desa berharap kunjungan dan perhatian dari jajaran TNI dapat membantu menjembatani serta mempercepat solusi atas berbagai kendala pembangunan di Desa Tebole. Seluruh aspirasi ini disebut telah dikoordinasikan dengan bupati setempat untuk diteruskan lebih lanjut demi kemajuan masyarakat dan pemerintah desa.
Kehadiran pimpinan TNI ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi pembangunan infrastruktur dasar sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat di garis terdepan kedaulatan NKRI.
(Mekris Ruy)









