ROTE NDAO-KABARRote.com— Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, memimpin serangkaian agenda kerja strategis di ruang kerjanya pada Senin (5/10/2026). Pertemuan marathon tersebut berfokus pada penguatan ketahanan pangan, pemenuhan gizi, optimalisasi pelayanan kesehatan, pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga penguatan peran media massa dalam pembangunan daerah.
Mengawali agenda kerja, Paulus Henuk menerima audiensi bersama manajemen Pertamina NTT dan dilanjutkan dengan koordinasi khusus bersama Satuan Tugas (Satgas) BBM Kabupaten Rote Ndao. Pertemuan tersebut digelar guna mengevaluasi serta memastikan kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat setempat.
“Kami berkoordinasi secara intensif dengan Pertamina NTT dan Satgas BBM untuk memetakan persoalan di lapangan. Pengawasan harus ditingkatkan agar ketersediaan dan penyaluran BBM di Kabupaten Rote Ndao dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Paulus Henuk usai rangkaian kegiatan.
Di sektor pangan dan gizi, Paulus menerima pihak Agungi untuk membahas rencana ekspansi program pertanian. Pembahasan difokuskan pada skema Scaling of NusaTani Program into Nusa Food Resilience and Nutrition (NuFRN) sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan serta pemenuhan gizi masyarakat Rote Ndao.
Perhatian serius juga diarahkan pada sektor kesehatan. Paulus memimpin rapat evaluasi yang dihadiri Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Direktur Utama RSUD, jajaran pejabat kesehatan, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Rote Ndao. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya responsivitas dan kualitas layanan di seluruh faskes.
“Pelayanan kesehatan harus tetap berjalan optimal dan responsif terhadap kebutuhan warga. Seluruh jajaran Dinas Kesehatan, RSUD, hingga Puskesmas harus proaktif memperbaiki berbagai persoalan layanan yang masih ditemukan di lapangan,” tegasnya.
Rangkaian agenda hari itu ditutup dengan diskusi interaktif bersama insan pers dan insan wartawan yang bertugas di Kabupaten Rote Ndao. Paulus mengajak insan pers untuk terus menjadi mitra strategis sekaligus kontrol sosial dalam mengawal pelaksanaan pembangunan daerah.
“Media memiliki peran penting sebagai mitra pembangunan. Saya mengajak rekan-rekan wartawan untuk menyampaikan pemberitaan yang berbasis fakta, objektif, dan berimbang. Jangan ragu memberikan kritik yang konstruktif demi perbaikan kekurangan dan kemajuan daerah tercinta, Kabupaten Rote Ndao,” pungkasnya.
(Mekris)









