JAKARTA-KABARRote.com— Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus bergerak aktif menjemput bola program-program strategis pemerintah pusat. Pada Kamis (1/10/2026).Pada kesempatan itu Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,S.H., menggelar serangkaian audiensi krusial di Jakarta, mulai dari Kementerian Sosial Republik Indonesia hingga BUMN konstruksi PT Nindya Karya (Persero).
Dalam agenda pertama di Kantor Kementerian Sosial, Bupati Rote Ndao bertemu langsung dengan Wakil Menteri Sosial RI di ruang rapat Kemensos. Pertemuan ini berfokus pada penyampaian permohonan resmi pembangunan Sekolah Rakyat Ita Esa di Kabupaten Rote Ndao.
Pendidikan dinilai sebagai fondasi utama untuk mempersiapkan masa depan generasi muda di kawasan terselatan Indonesia tersebut. Selain mendorong pembangunan Sekolah Rakyat, audiensi ini juga membahas pemanfaatan berbagai potensi program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat dari Kemensos agar dapat segera dirasakan dampaknya oleh masyarakat Nusa Fua Funi.
Usai dari Kementerian Sosial, agenda berlanjut Bupati Rote Ndao melakukan pertemuan bersama Direktur Jenderal PK dan jajaran Direktur PT Nindya Karya. Audiensi kedua ini membahas secara mendalam perkembangan proyek Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), khususnya percepatan pelaksanaan tahap 2 di Kabupaten Rote Ndao.
Kedua pihak mengevaluasi progres pekerjaan di lapangan, menginventarisasi hal-hal yang perlu dikawal bersama, serta menyusun langkah percepatan strategis agar pembangunan K-SIGN berjalan tepat waktu sesuai target perencanaan.
Proyek K-SIGN diproyeksikan tidak hanya sekadar pembangunan fisik kawasan industri, tetapi juga menjadi bagian penting dari akselerasi kemandirian garam nasional. Kehadiran industri ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, menggerakkan roda ekonomi lokal, serta memberi ruang tumbuh bagi pelaku usaha daerah.
Sinergi dan komunikasi intensif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaksana proyek, serta masyarakat akan terus diperkuat demi memastikan seluruh pembangunan yang berjalan membawa manfaat maksimal bagi Rote Ndao dan Indonesia. (Mekris)









