Penulis: Mekris Ruy
ROTE NDAO–KabarRote.Com — Jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rote Ndao menggelar doa bersama dan mengheningkan cipta bagi tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang gugur di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Aksi solidaritas ini dilaksanakan saat Apel Kesadaran Nasional di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Rote Ndao pada Senin (14/9/2026).
Ketiga ASN Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban penembakan pada Rabu (9/9/2026) tersebut adalah Aprida Rapi (49) asal Tana Toraja, drh. Alfonsius Albinus Mehan (35) asal Sikka, serta Wili Mbuik, SP (24) asal Rote Ndao.
Apel dipimpin oleh Kepala Seksi Pendidikan dan Bimas Islam, Abdul Haris Karabi, serta dihadiri Kepala Sub Bagian Tata Usaha Nakir Kolloh, Kasi Pendidikan Kristen Albert E. Pethan, Pengawas PAK Marselina J. M. Tauk, dan seluruh jajaran ASN Kemenag Rote Ndao.
Dalam amanatnya, Haris menyampaikan rasa duka mendalam dan menyebut para korban sebagai pahlawan kemanusiaan yang gugur saat menjalankan tugas pelayanan publik. Ia mengajak seluruh pegawai untuk meneladani semangat pengabdian para korban serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
“Mengheningkan cipta dan doa bersama ini merupakan bentuk solidaritas, empati, dan penghormatan tertinggi dari keluarga besar Kemenag Rote Ndao,” ujar Haris.
Haris juga menyerukan agar pihak-pihak yang masih menggunakan kekerasan segera menghentikannya dan beralih ke jalan dialog serta rekonsiliasi demi mewujudkan kedamaian.
Selain agenda penghormatan, Haris mengimbau jajaran ASN Kemenag Rote Ndao—khususnya bagian Keuangan, BMN, dan Perencanaan—untuk mempercepat penyerapan anggaran, menyelesaikan proses lelang BMN, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat sesuai arahan pimpinan.









